Kereta ekonomi bukanlah monster menakutkan yang perlu kita takuti tau kita hindari. Sejatinya ia adalah sekedar salah satu bentuk nikmat Allah yang perlu kita syukuri. Memang saya tidak menampik realita di lapangan perihal keterbatasan-keterbatasan yang ada padanya, seperti kondisi tempat duduknya yang sudah dikatakan nyaman, terlambat dari jadwalnya, suasana kereta yang panas, rawan kriminalitas, bau, dan banyak asongannya. Tetapi sebenarnya, dengan sedikit kreatifitas kita bisa mendapatkan nuansa lain dari gambaran-gambaran kondisi kereta ekonomi di atas..

Tips-tips naik kereta ekonomi.

1.Luruskan niat.

Niat akan sangat mempengaruhi ‘cuaca pengalaman’ kita selama naik kereta ekonomi. Rasa dongkol, menggerutu, penyesalan, dan bosen sat sudah berada di dalam kereta merupakan indikasi niat yang belum benar naik kereta ekonomi. So perbaiki niat. Renungkan baik-baik sebelum saudara mengantri tiket kereta ekonomi dan memilihnya sebagai pilihan menuju tempat tujuan.

2.Pilihlah kereta yang sesuai dengan selera anda. Ada laho, kereta ekonomi yang fasilitasnya serasa di kereta bisnis. Contohnya kereta Kutojaya, jurusan Kutoarjo-Jatinegara. Ehm, keretanya memang kereta ekonomi, tapi kipas anginnya, kebersihannya, kelistrikannya, mirip kereta bisnis.

3.Beli tiket lebih awal dan tanyakan kemungkinan mendapatkan kursi duduk. Kebanyakan kereta ekonomi memang bebas memilih tempat duduk, tetapi ada kereta yang memang tempat duduknya ditentukan saat kita beli tiket. So, cermatlah saat membeli tiket.

4.Ketahuilah informasi stasiun tempat tujuan dan stasiun-stasiun terdekatnya. Untuk persiapan manajemen waktu shalat, penjemputan, dan yang paling penting tidak kebablasan.

5.Bawalah bekal makan dan minum yang cukup. Banyak tindak kejahatan yang bermotif pemberian makanan atau minuman. Tetapi sebenarnya jika kita mau jeli memilih, kereta ekonemi sebenarnya adalah live mobile restaurant. Banyak sekali penjual makanan, minuman, buah, bahkan sampai makanan penutup mulutnya. Hanya, pastikan anda membeli yang bersih dan valid. Beberapa penjual makanan asongan saya dapati memberikan menu makanan yang lebih qualified dari sisi rasa dan kecocokan dengan harga daripada yang dijual oleh crew restorasi kereta. So, jelilah.

6.Usahakan buang air kecil atau buang air besar duhulu (bila diperlukan) sebelum kereta berangkat. Pada beberapa kereta ekonomi, WCnya dijadikan tempat duduk bahkan tempat menaruh barang dagangan. Kog bisa? Ya bisalah. Dengan memberikan ‘tips’ kepada satpam kereta atau pak kondektur, mengangkut barang dagangan bisa lebih low cost. Barang yang dimasukkan WC plus dirinya dapat tempat duduk special di situ kan tidak perlu membeli tiket resmi di stasiun.

7.Bawalah handuk, tisu, atau sapu tangan sebagai solusi ketika Anda terpaksa harus ‘bersauna gratis’ sebab kereta ekonomi biasa banget untuk berhenti lama di stasiun terutama pas siang hari. Benar-benar layaknya aquarium kaleng yang dipanggang di atas bara api.

8.Bila harus berdiri:

  1. Berdirilahdi gerbong yang relatif longgar
  2. Sebaiknya berdiri di dalam gerbong, hindari berdiri di border kereta apalagi dilokomotifnya.
  3. Disarankan berdiri dengan menyandarkan punggung di tepian kursi
  4. Letakkan tas di rak yang ada di atas tempat duduk, atau kolong kursi
  5. Bila harus menggendong tas, gendonglah tas di depan atau diposisi yang lebih aman
  6. Berdirilah di bawah kipas angin agar nyaman
  7. Memilih berdiri dengan orang yang aroma badannya enak di hidung
  8. Beranilah untuk bertanya pada yang duduk tentang dimana dia akan turun, minimal kita bisa dapat orang yang segera turun dan kita duduk ditempatnya.

Hehm.. demikian tips naik kereta ekonomi versi saya. Bagi yang pengen menambahkan bisa ke comment aja ya. Kripik eh kritik dan saran atau tambahan yang konstruktif sehubungan dengan tips naik kereta ini juga saya sangat nantikan. Ehm.. semoga bermanfaat dan Makin enjoy dengan kereta ekonomi. Wallahu a’lam bishshawab.

Aan selesaikan di Prembun, ditulis 25 Desember 2009, selesai 10 januari 2010.