Cara Berpikir Orang Sukses

“Successful people think differently than unsuccessful people”.

Ungkapan ini berusaha menjelaskan bahwa perbedaan utama antara orangsukses dan orang gagal ada pada cara berpikirnya. Mereka yang sukses adalah mereka yang selalu menggunakan kekuatan berpikir untuk terus memperbaiki hidupnya sehingga lebih baik. Orang-orang yang sukses ini adalah mereka yang memiliki tipe berpikir positif. Tipe berpikir orang-orang sukses ini adalah:

• Big picture thinking bukan small thinking. Cara berpikir ini menjadikan mereka terus belajar, banyak mendengar dan terfokus sehingga cakrawala mereka menjadi luas.

• Focused thinking bukan scattered thinking, sehingga dapat menghemat waktu dan energi, loncatan-locatan besar dapat mereka raih.

• Creative thinking bukan restrictive thinking. Proses berpikir kreatif ini meliputi: think-collect-create-correct-connect.

• Realistic thinking bukan fantasy thinking. Memungkinkan mereka meminimalkan risiko, ada target & plan, security, sebagai katalis dan memiliki kredibilitas.

• Strategic thinking bukan random thinking, sehingga simplifies, customize, antisipatif, reduce error and influence other dapat dilakukan.

• Possibility thinking bukan limited thinking. Mereka dapat berpikir bebas dan menemukan solusi bagi situasi yang dihadapi.

• Reflective thinking bukan impulsive thinking. Memungkinkan mereka memiliki integritas, clarify big picture, confident decision making.

• Innovative thinking bukan popular thinking. Menghindari cara berpikir yang awam untuk meraih sesuatu yang lebih baik.

• Shared thinking bukan solo thinking. Berbagi pemikiran dengan orang lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

• Unselfish thinking bukan selfish thinking. Memungkinkan mereka berkolaborasi dengan pemikian orang lain.

• Bottom line thinking bukan wishful thinking. Berfokus pada hasil sehingga dapat meraih hasil berdasarkan potensi pemikiran yang dimiliki.

Sumber: John C. Maxwell, “Thinking For A Chance”, Warner Business Books (2003)