Malam. Nak, Papa mau cerita aja mengenai kejadian Aksi damai umat islam 4 Nopember 2016. Ya tentang aksi damai yang dilakukan oleh Umat Muslim se indonesia di Jakarta.

Papamu memang tidak ikut, bukan karena tidak ada uang, tidak ada kesempatan. Temen temen papa nawari untuk ikutan bareng, tapi papa ndak ikutan.

Tapi, walau papa ndak ikutan. Papa doakan yang berangkat aksi damai di jakarta, yang tak lain, saudara saudara papa, teman papa, guru guru papa. Papa doakan supaya mereka selamat sampai dirumah, kembali ke keluarganya.

Kenapa papa tidak ikutan demonstrasi itu Pa?

Pahamilah nak. Islam memiliki banyak ulama. Masing masing ulama dengan kedalaman ilmunya bisa memetakan masalah serta memberikan petunjuk sesuai ilmu yang mereka pahami.

Papa menghargai ulama yang memutuskan ‘turun aksi ke jalan’. Tetapi, papa juga melihat pendapat lain cover both side dengan pendapat ulama yang mengajukan sarana selain demonstrasi.

Kamu bisa lihat di video iki kisaran kisi kisinya:

Inti sarinya:

  • Bahwa Rasul teladan terbaik
  • Teladan kedua setelah rasul adalah para sahabatnya
  • Para sahabat ketika berkaitan dengan penguasa, mereka yang ‘kapabel’ di utus untuk memberikan nasehat kepada penguasa manakala ada masalah yang terjadi dilapangan. tanpa ada aksi mengerahkan Massa dan semua bicara
  • Ya papa memilih jalur ini.
  • Papa tidak mengutuk, merendahkan, menganggap remeh siapapun yang berangkat ke 4 Nopember 2016 itu.

Hanya, memang papa sebagai manusia biasa mengamati sesuatu yang agak mengecewakan di sini.

Presiden indonesia yang menjabat pada sekarang ini, yang mulia presiden joko widodo tidak menemui warganya yang ingin berjumpa dengannya.

Bukan papa aja yang kecewa, warga negara lain, non muslim yang hadir diarea itu juga ikut kecewa.

catatan aksi damai 411 nopember 2016 penjarakan ahok

Papa rindu punya presiden yang gentle dan benar benar walk the talk.

Asal kamu tau dek, jaman presiden jokowi dulu kampanye sejak apa yang dia selalu gemborkan, dia kata dekat dengan warga. Tapi, sekali lagi, aksi demo 4 nopember 2016 kemarin, sungguh semakin nyata itu bualan beliau semata.

Didatangi warganya ke istana. Bukan 1 – 2 warga, ratusan ribu warga, beliaunya alasan ini itu entah kemana. Atas alasan apapun yang tetap saja tidak bisa diterima. Dia presiden, kemana saat warga mencari dan membutuhkannya.

Ya, kalau besok kamu jadi pemimpin nak, temui anggotamu. Temui konstituenmu. Benar benar amalkan apa yang engkau janjikan kepadanya. Presiden tahun 2016 sekarang, bukan contoh yang baik. Sejarah mencatatnya tersendiri dengan hal yang kurang pas. sayang sekali….

Pidato jawaban presiden, sungguh tidak memuaskan begini:

Akhirnya, catatan aksi demo 411 ini, papa cuman bisa doa. Doa supaya bisa segera diberi hidayah ini presiden kita. Atau mohon kepada Allah agar diberikan ganti pemimpin yang lebih baik buat indonesia.